SIMULASI ROUTING
menggunakan Packet Tracer
1.
Masukkan 2 Router, 4 Switch, 5 Server, 1 AP dan 5
PC dan 5 Laptop. Kemudian atur dan susun
2. Dan
Lalu masukkan 2 port FastEthernet dan 2 port GigaBitEthernet pada kedua Router.
3. Masukkan
juga 4 port FastEthernet pada 4 Switch yang tersedia.
4. Sambungkan
Switch dengan Router menggunakan Kabel Straight , Atur pada fastEthernet dan GigabitEthernet
dengan cara :
Subnet Mask 255.255.255.0
Port Status ON
IP address yang telah diatur adalah default gateway untuk satu
LAN
5. Sambungkan
juga Server ke Switch menggunakan Kabel Straight.
6. Dan
Sambungkan PC/Laptop dengan Switch.
7. Pada
perangkat Server masuk ke Desktop
Setting IP address untuk server
Setting Subnet Mask
Default gateway nya adalah ip yang telah diatur di router
DNS server sama dengan ip address server
-Masuk pada bagian Config lalu setting DHCPnya. Default Gateway
masukkan IP yang sudah disetting pada Router dan DNS Server masukkan IP Server.
Klik Save.
8. Pada
PC/Laptop masuk ke Desktop lalu pilih IP Configuration, pilih DHCP.
Lalu Exit.
9. Setting
kesemua yang menggunakan LAN
10.
Ini adalah cara membuat Jaringan WLAN
11.
Klik Linksys , config , dan ganti SSID dengan
nama anda pilih WPA-PSk beri password
12.
Hubungkan Linksys ke server dengan kabel
straight dan hubungkan Linksys ke PC dengan via wireless
13. Setting
DHCP dan atur di PC nya
14. Setelah
tersambung hasilnya seperti ini :
15. Pada
saat semua LAN dan WLAN sudah terhubung sekarang kita harus menghubungkan Antar
Kedua Router tersebut.
16. Sambungkan
kedua Router itu dengan menggunakan Kabel Fiber di GigaBitEthernet.
Setting IP untuk Router 1
Setting IP untuk Router 2.
Setting IP untuk Router 3
17. Langkah
pertama, klik Router 1 lalu pilih config dan pilih Static.
-Network, yaitu network address dari IP yang telah kita setting
di Router 2 untuk FastEthernet. Contoh : kita setting IP pada Router 2
FastEthernet1/0 yaitu 192.1.1.1 Jadi
kita masukkan Networknya itu adalah 192.1.1.0.
-Mask, yaitu
SubnetMask nya dari Network yang kita masukkan.
-Next hop, yaitu IP GigaBitEthernet pada Router
yang sudah kita setting tadi.
Jika sudah selesai lalu Klik Add.
Setting juga untuk FastEthernet 2/0 nya.
18. Jika
pada Router1 sudah disetting untuk menghubungkan nya. Setting juga Pada Router
2 dan 3 dengan menggunakan cara diatas.
19. Setting
HTTP :
Klik salah satu Server,
Pilih Config lalu pilih HTTP.
Buat halaman baru, isi halaman itu dengan
script html biasa.
Contoh “maurice.html”.
Setelah itu pilih DNS, setting DNS
untuk “maurice.html” isi Name dengan alamat yang kita inginkan. Contoh kita
ingin “maurice.com”
lalu isi Address nya dengan IP Serve
192.1.1.11.
Lalu klik save.




















