System
Konfigurasi Radio
Gambar 2.1 System Konfigurasi
Radio
1. Perangkat pada
System Konfigurasi Radio
a.
Kabel E
1
E1
adalah ujung dari transmisi radio yang menuju ke customer dengan 30 kanal suara
digital berkecepatan 2,048 Mbps. Data
maksimum yang dapat dilewatkan pada media transmisi E1 adalah 2 MB, dengan
membagi ke 32 slot dengan masing-masing 64 kb.
Ciri-ciri
Kabel E1:
1). Kabel E1
memiliki kulit luar sama seperti Kabel LAN / UTP yang bewarna abu-abu
2). Kabel E1 memiliki Lapisan ke-2
yang terdapat pembungkus alumunium foil
3). Kabel E1 memiliki Lapisan ke-3
yang terdapat pembungkus plastik
4). Kabel E1 memiliki warna :
Biru/Putih-Biru/Merah, Orange/Putih-Orange/Merah,Hijau/Putih Hijau/Merah,Coklat/PutihCoklat/Merah,Abu-abu/Putih-Abu-abu/Merah.
5). Kabel E1 terdapat kawat grounding
Pemasangan Kabel E1:
1 E1
digunakan kabel 2 pair (4 buah kabel) 1 pair untuk Tx (Transmit) dan 1 pair
untuk Rx (Receive),dan satuan lainnya ialah:
1). STM
1 = 63 E1 ( STM adalah kapasitas 1 Module Perangkat )
2).
1 E1 = 31
Time Slot ( Jalur travic voice )
3). HSL ( High Speed Signaling link )
4). 1 E1
dapat dilewati 2.048 Mbps, artinya 1 time slot memiliki kecepatan 64 Kbps
b.
DDF
DDF
adalah Distribusi perangkat distribusi, antara multiplekser digital dan
perangkat tukar menukar yang digunakan antara multiplexersequipment digital
atau peralatan non layanan suara,
melaksanakan fungsi-fungsi seperti koneksi kabel, kabel patch dan uji loop yang
mentransmisikan sinyal digital.
DDF
berfungsi sebagai alat untuk me-loop kan koneksi antara TX dan RX dari Kabel E1
dalam bertukar data. Dalam protokol persinyalan, akan ada TX ( input ) dan RX (
Output) , kedua hal tersebut harus terhubug dalam 1 garis karena RX (output)
dari provider akan menuju kepada TX (input) customer yang menggunakan fasilitas
ini. Untuk meng-Cross kan sinyal TX (input) dan RX (output), maka digunkanlah
DDF.
c.
MUX
Gambar 2.4 MUX tampak depan
Berfungsi memproses beberapa sinyal analog untuk diproses Oleh satu analog
to digital converter dan dapat disalurkan menggunakan satu kabel.
d.
KABEL COAX
Fungsi
dari kabel coax adalah menghubungkan ODU (Outdoor Unit membawa signalRF ) ke IDU ( Indoor Unit membawa sinyal IF ).
Ciri-ciri kabel Coax , yaitu :
1). Karakter kabel mempunyai serat tambang
yang kecil,
2). Membawa catuan sebesar -48 DC,
3). Bentuk Perangkat praktis.
e.
IDU ( Indoor Unit )
Gambar 2.7IDU ( Indoor
Unit )
IDU merupakan
perangkat transmisi yang berfungsi menerima data yang berasal dari ODU (Out
Door Unit), yang kemudian disalurkan kembali menuju BSC atau sebaliknya, yaitu
mengirimkan data yang berasal dari perangkat BSC dan menyalurkanya menuju ODU.
f.
ODU (
Outdoor Unit )
Gambar 2.8ODU ( Outdoor Unit )
ODU merupakan
perangkat transmisi yang dipasang di belakang antena.Fungsi dari ODU sendiri
adalah untuk menerima data dari antena yang kemudian diteruskan menuju IDU atau
sebaliknya, yakni mentransmisikan data yang diterima dari IDU kemudian
diteruskan menuju antenna untuk ditransmisika.
2.
Operasi dan Maintenance E1 pada
DDF
Alat – alat yang digunakan untuk
dapat melakukan investigasi gangguan pada E1 , yaitu:
a. BER E1
Gambar 2.9BER E1
Fungsi
dari BER E1 adalah Untuk mengetahui status E1 dari titik A ke titikB.
Selain
fungsi yang ada diatas , terdapat fungsi BER yang lainnya , yaitu:
1). Lokalisir
gangguan,
2). Pengetesan
Link,
3). Pelurusan Kanal.
b. LED ( TX dan RX)
Gambar 2.10LED
Fungsi dari lampu
LED adalah untuk mengetahui TX ( transmitter ) dan RX ( Receiver) pada kabel
E1.
c. DOP ( Biru dan Merah
)
Gambar 2.11DOP ( K-52 )
Fungsi DOP adalah untuk melakukan pemasangan atau pelepasan E1 pada DDF.
Berdasarkan
DDF-nya ,Dop dapat dibedakan menjadi 2 , yaitu :
1). DOP Biru
Digunakan pada DDF K-52 untuk melakukan pemasangan / pelepasan E1 pada
DDF.
2.) DOP Merah
Digunakan pada
DDF K-57 untuk melakukan pemasangan / pelepasan E1 pada DDF.
d. Kabel LOOP
Gambar 2.13Loop ( K-52 )
Fungsi Kabel Loop adalah untuk mengembalikan sinyal dari arah lawan.
Berdasarkan DDF-nya ,Kabel Loop dapat dibedakan menjadi 2 , yaitu :
1). Loop K-52
Digunakan pada DDF K-52 untuk melakukan mengembalikan sinyal pada DDF
lawan.
2.) Loop K-52
Digunakan pada DDF K-52 untuk melakukan mengembalikan sinyal pada DDF
lawan.
e.
Kabel Striping
Gambar 2.15Kabel Striping
Fungsi Kabel Striping adalah Untuk mepermudah mengupas kabel















0 komentar:
Posting Komentar